Selamat datang di Satya Excel Site
Selamat datang di Satya Excel Site, situs pribadi yang dirintis dengan tujuan berbagi pengalaman dan berbagai ilmu pendidikan. Selamat surfing dan gali segala informasi.

Current Time

Tampilkan postingan dengan label *ISLAM IS THE BEST*. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label *ISLAM IS THE BEST*. Tampilkan semua postingan

PANDUAN THAHARAH DAN SHALAT BAGI ORANG SAKIT

Sabtu, 05 Oktober 2013




PANDUAN THAHARAH DAN SHALAT BAGI ORANG SAKIT

Pembicara        : Ustad Arif Munandar
Hari                 : Sabtu, 31 September 2013
Waktu              : 08.00 s/d selesai
Tempat            : Kampus Akhwat STIKes MADANI Yogyakarta

Seorang yang sakit hendaknya memperhatikan hal-hal berikut :

Pertama, mengimani bahwa penyakit yang menimpanya itu dengan kehendak dan takdir Allah SWT sehingga hatinya merasa tenang, ridha dan pasrah.

Kedua, mengimani bahwa musibah itu telah tercatat di Lauh Mahfuzh yang tidak mungkin diubah.

Ketiga, bersabar dengan mengingat firman Allah :
“Bersabarlah sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang bersabar” [Q.S. Al-Anfal:46]

Keempat, gantungkan hati kepada Allah dan yakin bahwa akan ada kabar gembira setelah musibah ini. Dalam Hadist Qudsi, Allah berfirman, “Aku mengikuti sangkaan hamba-Ku kepada-Ku” [HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah].  Nabi juga bersabda, “Yakinlah bahwa kabar gembira itu bersama kesulitan. Sungguh bersama kesulitan terdapat kemudahan” [HR. Ahmad]

Kelima, manfaatkanlah waktu senggang banyak-banyak ada karena sakit dengan banyak mengingat Allah, mambaca Al-Qur’an, bertaubat dan memohonampun kepada-Nya

Keenam, jangan adukan sakit yang menimpanya kepada siapapun kecuali kepada zat yang mampu menghilangkannya namun tidak mengapa bercerita kepada orang lain bahwa dirinya sedang sakit jika sekedar dalam konteks bercerita, bukan dalam konteks mengadu.

Ketujuh, menyadari betapa besarnya nikmat sehat.

Kedelapan, sadarilah bahwa sakit itu sebab terhapusnya dosa dan kesalahan.
Nabi bersabda, “Tidaklah seorang muslim mengalami gangguan berupa sakit atau selainya kecuali Allah gugurkan dosa-dosanya sebagaimana gugurnya daun pohon (HR Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).
Nabi bersabda, “Tidaklah ada suatu musibah yang menimpa seorang muslim melainkan Allah hapus dengannya dosa-dosanya (HR Bukhari dan Muslim dari Aisyah)

A.    Panduan Thaharah bagi Orang yang Sakit

Pada dasarnya orang yang sakit itu wajib ber-thaharah dengan menggunakan air dengan berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil danmandi untuk menghilangkan hadats besar.
Jika tidak mampu ber-thaharah dengan menggunakan air karena memang tidak mampu, khawatir sakit semakin bertambah parah atau kesembuhannya semakin lama maka diperbolehkan untuk bertayamum. Cara tayamum adalah dengan meletakkan dua telapak tangan pada tanah yang suci sekali saja lalu telapak tangan tersebut dipergunakan untuk mengusap seluruh bagian wajah dan mengusah kedua telapak tangan, satu telapak tangan dengan selainnya.
Jika tidak mampu ber-thaharah sendiri bisa diwudhukan atau ditayamumkan oleh orang lain. Jika ada luka pada bagian anggota tubuh yang wajib mendapatkan thaharah maka pada dasarnya anggota tubuh tersebut tetap dibasuh sebagaimana biasanya. Namun jika basuhan air itu membahayakan kesehatannya maka anggota tubuh tersebut diusap dengan cara tangan dibasahi dengan sedikit air lalu dilewatkan pada bagian yang luka. Jika diusap juga membahayakan kondisi tubuh maka anggota tubuh tersebut ditayamumkan.
Jika ada anggota badan yang mengalami patah tulang sehingga diikat dengan kain perban atau di gips maka perban atau gips tersebut diusap dengan air sebagai ganti dibasuh dengan air.dalam kondisi ini anggota tubuh tersebut tidak perlu ditayamumkan karena usapan itu pengganti basuhan.
Boleh bertayamum dengan menggunakan tembok atau sesuai yang suci asalalkan mengandung debu. Jika tembok yang diusap dilapisi sesuatu yang tidak sejenis dengan ‘bumi’ semisal cat maka tidak tidak boleh dipergunkan untuk tayamum kecuali jika mengandung debu.
Jik tidak memungkinkan bertayamum langsung dengan bumi atau tembok yang mengandung debu, maka diperbolehkan meletakkan tanah du suatu wadah tertentu untuk sarana tayamum.
Misal, jika seorang itu bertayamum untuk sholat dzuhur, dan dia tidak berhadats sampai tiba waktu Shalat Ashar maka orang tersebut tidak harus bertayamum kembali untuk mengerjakan Shalat Ashar karena dia masih dalam kondisi suci dan belum batal.
Jika si sakit itu bertayamum karena junub, dia tidak perlu bertayamum kembali kecuali jika kembali mengalami junub namun selama waktu tersebut dia perlu tayamum jika terjadi hadast kecil.
Seorang yang sakit pada dasarnya tetap berkewajiban untuk mengerjakan shalat dalam kondisi badan bersih dari najis. Namun jika tidak memungkinkan dia tetap wajib shalat meski badan bernajis dan shalat dalam kondisi semacam ini sah dan tidak perlu diulangi.
Seorang yang sakit tetap wajib mengerjakan shalat dengan menggunakan pakaian yang bersih. Jika pakaian yang dugunakan terkena najis wajib dibersihkan atau diganti dengan pakaian yang bersih. Jika tidak memungkinkan dia tetap wajib shalat meski pakaiannya terkena najis. Shalat dalam kondisi ini sah dan tidak perlu diulangi.
Seorang yang sakit wajib shalat di atas sesuatu yang suci. Jika tempat yang hendak digunakan untuk shalat mengandung najis wajib dibersihkan atau diganti dengan alas lain yang suci atau minimal dilapisi alas lain yang suci. Jika tidak menungkinkan tetap wajib shalat dalam kondisi demikian dan shalatnya sah serta tidak perlu diulangi.
Seorang yang sakit tidak boleh menunda shalat sehingga waktunya berakhir karena alasan tidak mampu ber-thaharah dengan benar. Yang tepat, dia berthaharah sebisanya kemudian mengerjakan shalat pada waktunya meski ada najis yang tidak bisa dihilangkan di badan, pakaian dan tempat shalat mengingat firman Allah yang artinya, “Bertakwalah kalian kepada Allah semaksimal mungkin kemampuan kalian” (Q.S. At-Taghabun : 16)

B.     Panduan Shalat bagi Orang yang Sakit

Seorang yang sakit tetap berewajiban untuk shalat fardhu sambil berdiri meski tidak bisa berdiri tegak, bersandar pada tembok atau tongkat yang memang diperlukan untuk dijadikan sandaran. Jika tidak mampu shalat sambil berdiri maka shalat dikerjakan sambil duduk. Yang lebih afdhol bentuk duduknya adalah bersila saat posisi berdiri dan ruku’.
Jika tidak mampu shalat sambil duduk maka shalat dikerjakan sambil berbaring  menghadap kiblat. Berbaring miring ke kanan itu yang lebih baik. Jika tidak memungkinkan sambil menghadap ke kiblat maka berbaring meski tidak menghadap kiblat dan sah shalatnya, tidak perlu diulangi.
Jika memang tidak mampu shalat sambil berbaring maka shalat dikerjakan sambil terlentang dengan posisi kaki ke arah kiblat. Jika kaki tidak mungkin menghadap ke arah kiblat maka shalat sebisanya dan itu sudah sah, tidak perlu diulangi.
Orang yang sakit berkewajiban untuk melakukan gerakan ruku’ dan sujud secara normal. Jika tidak mampu, ruku’ dan sujud diganti dengan isyarat kepala. Saat sujud posisi kepala lebih rendah dari pada saat ruku’. Jika tidak mampu ruku’ secara normal namun tidak mampu sujud wajib ruku’ seperti biasa saat ruku’ dan berisyarat dengan kepala saat sujud. Demikian pula jika mampu bersujud secara normal namun tidak mampu ruku’ maka gerakkan sujud dilakukan seperti biasa sedangkan ruku’ diganti dengan isyarat.
Jika si sakit tidak mampu berisyarat dengan kepala saat ruku’ dan sujud maka dia berisyarat dengan mata. Caranya dengan memejamkan mata sejenak untuk ruku’ dan agak lama untuk sujud. Sedangkan isyarat dengan jari sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang yang sakit adalah tindakan yang tidak benar, karena tidak memiliki dasar dari Al-Qur’an, hadist ataupun pendapat ulama.
Jika tidak mampu berisyarat dengan kepala ataupun mata gerakkan shalat cukup diniatkan saja. Dia bertakbir ikhram dan membaca Surat Al-Fatihah seperti biasa lantas berniat dalam hati untuk ruku’, sujud, i’tidal dan duduk dengan tetap membaca dzikir  yang dianjurkan saat dalam posisi gerakan gerakan di atas. “Masing-masing orang itu mendapatkan sebagaimana apa yang dia niatkan”.
Si sakit wajib mengerjakan shalat fardhu pada waktunya masing-masing dan mengerjakan apa yang wajib dilakukan sebisa mungkin. Jika kesulitan mengerjakan shalat pada waktunya masing-masing maka orang yang sakit itu boleh menjamak Shalat Dzuhur dengan Ashar dan Maghrib dengan Isya’, boleh dengan bentuk Jama’ Taqdim ataupun Jama’ Takhir tergantung manakah yang lebih mudah untuk dilakukan tentu saja Shalat Subuh tidak bisa di jama’ dengan Shalat Isya’ ataupun Shalat Dzuhur...

Sumber : Kajian Live bersama Ustad Arif Munandar

MAKAN SAMBIL BERDIRI = BAHAYA..!

Minggu, 17 Maret 2013



Islam sangat lengkap mengatur aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara makan. Mencuci tangan sebelum makan, makan dengan tangan kanan, tidak makan sampai kekenyangan, dan tidak makan sambil berdiri adalah beberapa adab yang sudah dikenal dalam Islam. Namun ternyata, sebenarnya larangan untuk makan sambil berdiri ini juga memiliki hikmah tersendiri.

Apabila kita makan sambil berdiri, maka akan terjadi reflux asam lambung. Dengan kata lain, asam lambung akan naik ke saluran esofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritasi. Iritasi sel kerongkongan ini dikarenakan pH asam lambung yang sangat asam (pH 1 – 2,5) dan kadang ditandai dengan gejala panas terbakar yang menyesak di dada (disebut sebagai “heartburn”). Bila kita tetap bandel membiasakan makan atau minum sambil berdiri dalam jangka waktu panjang, iritasi sel-sel kerongkongan ini akan berakumulasi dan menyebabkan kanker saluran esofagus. Cara mencegah reflux asam lambung ini adalah dengan makan sambil duduk.

Tak hanya makan minum sambil berdiri, ada 2 hal lain yang juga dapat menyebabkan reflux asam lambung dan “heartburn”, yaitu :
1.      Makan minum kekenyangan,
2.      Tidur atau berbaring setelah makan.

Untuk poin satu, jelas. Lambung memang dapat mengembang 6 kali lipat ketika diisi sampai benar-benar penuh. Makin banyak makanan yang tertampung dalam lambung, lambung pun harus bekerja ekstra keras mengeluarkan asam lambung lebih banyak untuk mencerna makanan di dalamnya. Apabila lambung terlalu penuh, kelebihan asam lambung malah akan mengalir naik ke saluran esofagus. Asam lambung juga dapat mengalir ke saluran esofagus bila kita tidur atau berbaring setelah makan.

Untuk poin Kedua kebiasaan ini sama berbahayanya dengan makan-minum sambil berdiri, yakni iritasi sel kerongkongan yang mengundang kanker saluran esofagus dalam jangka panjang. Untuk mencegah reflux asam lambung, seseorang harus menunggu 2 – 4 jam setelah makan kemudian barulah ia boleh berbaring atau tidur.

Memang tidak salah juga bila Rasulullah pernah bersabda :
''Janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.'' (HR. Abu Nu’aim dari Aisyah ra)

Semoga Bermanfaat

Source : Qiblaty International Magazine

BALASAN TIDAK BERPUASA

Sabtu, 16 Maret 2013



Abu Umamah menuturkan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بينا أنا نائم إذ أتاني رجلان ، فأخذا بضبعي، فأتيا بي جبلا وعرا ، فقالا : اصعد ، فقلت : إني لا أطيقه ، فقالا : إنا سنسهله لك ، فصعدت حتى إذا كنت
في سواء الجبل إذا بأصوات شديدة ، قلت : ما هذه الأصوات ؟ قالوا : هذا عواء أهل النار ، ثم انطلق بي ، فإذا أنا بقوم معلقين بعراقيبهم ، مشققة أشداقهم ، تسيل أشداقهم دما قال : قلت : من هؤلاء ؟ قال : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم

”Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Keduanya berkata, ”Naiklah”. Lalu kukatakan, ”Sesungguhnya aku tidak mampu.” Kemudian keduanya berkata,”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu aku bertanya,”Suara apa itu?” Mereka menjawab,”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.”

Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah. Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya,”Siapakah mereka itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum tiba waktunya.”

[HR. Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 7/263, Al Hakim 1/595 dalam mustadroknya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Muslim namun tidak dikeluarkan olehnya. Penulis kitab Shifat Shaum Nabi (hal. 25) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.]

Source : Kisah teladan dan sejarah islam

... SEORANG ILMUWAN MASUK ISLAM KARENA ANJING ...



Pada kali ini, sebuah kisah seorang ilmuwan akhirnya menjadi mu'alaf setelah mengetahui secara persis karakter binatang berupa anjing.

Seorang ilmuwan besar yang mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yang berhubungan dengan masalah kesehatan. Tiba² dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda,
"Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang diantara kalian, maka cucilah alat (tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yang tujuh itu dicampur dengan tanah...!!!"

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan², bahwa perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah...??? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup...???

Pertanyaan itu terus mengganggunya. Kemudian dia mengambil sebuah perkakas rumah dan membiarkannya dijilati anjing. Lalu mencucinya dengan air tujuh kali. Setelahnya ia teliti dengan menggunakan mikroskop, dan yang terlihat adalah berjuta² bakteri masih melekat di tempat itu. Berarti mencuci dengan air tidaklah cukup untuk menghilangkan bakteri atau kuman² penyakit anjing yang melekat ditempat tersebut.

Sekarang dia mencoba sekali lagi, mencuci tempat itu dengan debu. Dan setelah diteliti, ternyata, kuman² telah hilang seluruhnya.

Pertanyaan yang timbul dibenaknya sekarang adalah siapa yang memberitahukan hal ini kepada Nabi Muhammad SAW...??? Padahal penemuan rahasia bakteri baru diketemukan oleh Pasteur (1822-1895). Bukankah jauh sekali jarak antara Muhammad dengan Pasteur...???

Berarti penemuan Pasteur hanyalah mengulang penemuan lama, dimana Muhammad telah mengetahui bahwa bakteri atau kuman penyakit itu ada pada anjing dan dapat dihilangkan hanya dengan mempergunakan debu dan dibasuh dengan air enam kali.

Siapa yang memberitahukan hakekat ilmiah ini kepada Nabi Muhammad SAW...???

Subhanallah, Allah SWT lah yang memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad SAW, segala hal yang bermanfaat bagi umatnya. Dan akhirnya keyakinan ilmuwan tersebut memperkuatnya untuk masuk Islam bersama puterinya yang kala itu ikut bersamanya ke Kairo.

Source : Muallaf Center

MENGENAL ILMU NUJUM, PERBINTANGAN, ATAU ASTROLOGI

Rabu, 20 Februari 2013


MENGENAL ILMU NUJUM, PERBINTANGAN, ATAU ASTROLOGI




Imam Al Bukhari meriwayatkan dalam kitab Shahihnya dari Qatadah Radhiyallahu ’Anhu bahwa ia berkata: “Allah menciptakan bintang-bintang ini untuk tiga hikmah: sebagai hiasan langit, sebagai alat pelempar syetan, dan sebagai tanda untuk petunjuk (arah dan sebagainya). Maka barang siapa yang berpendapat selain hal tersebut maka ia telah melakukan kesalahan, dan menyianyiakan nasibnya, serta membebani dirinya dengan hal yang diluar batas pengetahuannya”.

Sementara tentang mempelajari tata letak peredaran bulan, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang hukum mempelajari ilmu letak peredaran bulan. Qotadah mengatakan makruh, sedang Ibnu Uyainah tidak membolehkan, seperti yang diungkapkan oleh Harb dari mereka berdua. Tetapi Imam Ahmad memperbolehkan hal tersebut. Maksudnya, yang diperbolehkan adalah mempelajari letak matahari, bulan dan bintang, untuk mengetahui arah kiblat, waktu shalat dan semisalnya, maka hal itu diperbolehkan. Ini disebut ilmu falak atau astronomi.

Abu Musa Radhiyallahu ’Anhu menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda, “Tiga orang yang tidak akan masuk surga: pecandu khamr (minuman keras), orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan, dan orang yang mempercayai sihir.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya).
Mempercayai sihir yang di antara macamnya adalah ilmu nujum (astrologi), sebagaimana yang telah dinyatakan dalam suatu hadits, Barang siapa yang mempelajari sebagian dari ilmu nujum, maka sesungguhnya dia telah mempelajari sebagian dari ilmu sihir…”

Inilah anncaman bagi orang yang mempercayai sihir (yang di antara jenisnya adalah ilmu perbintangan), meskipun ia mengetahui akan kebatilannya.

Menisbatkan Turunnya Hujan Kepada Bintang

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Dan kalian membalas rizki (yang telah dikaruniakan Allah) kepadamu dengan mengatakan perkataan yang tidak benar.” (QS Al Waqi’ah, 82).

Diriwayatkan dari Abu Malik Al Asy’ari Radhiyallahu ’Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda, “Empat hal yang terdapat pada umatku yang termasuk perbuatan jahiliyah yang susah untuk ditinggalkan: membangga-banggakan kebesaran leluhurnya, mencela keturunan, mengaitkan turunnya hujan kepada bintang tertentu, dan meratapi orang mati.”

Lalu beliau bersabda, “Wanita yang meratapi orang mati bila mati sebelum ia bertubat maka ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dan ia dikenakan pakaian yang berlumuran dengan cairan tembaga, serta mantel yang bercampur dengan penyakit gatal.” (HR. Muslim).

Imam Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Zaid bin Khalid Radhiyallahu ’Anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam mengimami kami pada shalat subuh di Hudhaibiyah setelah semalaman turun hujan, ketika usai melaksanakan sholat, beliau menghadap kepada jamaah dan bersabda, “Tahukah kalian apakah yang difirmankan oleh Rabb pada kalian?”. Mereka menjawab, “Allah dan RasulNya yang lebih tahu.” Terus beliau bersabda, “Dia berfirman: Pagi ini ada di antara hamba-hambaku yang beriman dan ada pula yang kafir. Adapun orang yang mengatakan: hujan turun berkat karunia dan rahmat Allah, maka ia telah beriman kepadaKu dan kafir kepada bintang. Sedangkan orang yang mengatakan: hujan turun karena bintang ini dan bintang itu, maka ia telah kafir kepadaKu dan beriman kepada bintang.”

Imam Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ’Anhu yang maknanya yang antara lain disebutkan demikian,“…ada di antara mereka berkata, ‘Sungguh, telah benar bintang ini, atau bintang itu’, sehingga Allah menurunkan firmanNya, “Maka aku bersumpah dengan tempat-tempat peredaran bintang” sampai kepada firmanNya,” Dan kamu membalas rizki (yang telah dikaruniakan Allah) kepadamu dengan perkataan yang tidak benar.” (Surat Al Waqi’ah, ayat 75-82)

Dalam ayat ini Allah mencela orang-orang musyrik atas kekafiran mereka terhadap nikmat yang dikaruniakan Allah dengan menisbatkan turunnya hujan kepada bintang, dan Allah menyatakan bahwa perkatan ini dusta dan tidak benar, karena turunnya hujan adalah karunia dan rahmat dariNya.

Sumber: Kitab Tauhid Alladzi Huwa Haqqullah ‘Alal ‘Ibad – fimadani.com

BAGIAN OTAK MANUSIA YANG MEMBUAT DUSTA ~ KEAJAIBAN AL-QUR'AN

Sabtu, 16 Februari 2013


BAGIAN OTAK MANUSIA YANG MEMBUAT DUSTA ~
KEAJAIBAN AL-QUR'AN




Selama ini, para ilmuwan tidak mengetahui di bagian otak mana pada manusia yang paling bertanggung jawab terhadap sebuah dusta atau kebohongan. Orang hanya tahu kalau dusta itu muncul dari sebuah ucapan, tapi tidak mengetahui kalau itu ada hubungannya dengan bagian tertentu dalam otak.

Setelah melakukan penelitian, akhirnya para ilmuwan menemukan sebuah kesimpulan. Bahwa, otak bagian depan yang terletak pada ubun-ubun itulah yang paling bertanggung jawab terhadap terjadinya dusta.

Kesimpulan ini, sebenarnya tergolong sangat telat jika dibandingkan dengan apa yang sudah diisyaratkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya dalam Alquran. Bagian otak tersebut disebut Alquran dengan nama ‘nashiyah’ atau ubun-ubun.





Yang mengagumkan adalah bahwa Al-Quran sejak berabad-abad yang lalu telah berbicara tentang fungsi ubun-ubun ini ketika membicarakan Abu Jahl:
Allah swt. berfirman dalam Surah Al-‘Alaq ayat 15 dan 16.
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَنْ بِالنَّاصِيَةِ * نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ

“Ketahuilah, sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya[1], (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
[1] Maksudnya: memasukkannya ke dalam neraka dengan menarik kepalanya.



Al-Quran memberikan sifat كاذبة خاطئة (mendustakan lagi durhaka). Kenyataan seperti inilah yang ditemukan para ilmuwan pada masa sekarang ini dengan menggunakan pemindaian resonansi magnetik.

Maha Suci Allah Yang telah menyatakan fakta ini yang menunjukkan kemukjizatan Al-Quran yang baru ditemukan pada masa sekarang ini.

Top of Form

LAUTAN YANG TIDAK BERCAMPUR SATU SAMA LAIN - KEAJAIBAN AL-QUR'AN


LAUTAN YANG TIDAK BERCAMPUR SATU SAMA LAIN KEAJAIBAN AL-QUR'AN






Salah satu di antara sekian sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan adalah berkaitan dengan ayat Al Qur’an sebagai berikut : "Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing." (Al Qur'an, 55:19-20)

Terdapat gelombang besar, arus kuat, dan gelombang pasang di Laut Tengah dan Samudra Atlantik. Air Laut Tengah memasuki Samudra Atlantik melalui selat Jibraltar. Namun suhu, kadar garam, dan kerapatan air laut di kedua tempat ini tidak berubah karena adanya penghalang yang memisahkan keduanya.

Sifat lautan yang saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan "tegangan permukaan", air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan mencegah lautan dari bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.)

Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai fisika, tegangan permukaan, ataupun ilmu kelautan, hal ini dinyatakan dalam Al Qur’an.

 "Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing." (Al Qur'an, 55:19-20)

PENCIPTAAN YANG BERPASANG-PASANGAN ~ KEAJAIBAN AL-QUR'AN

Jumat, 15 Februari 2013









"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (Al Qur'an, 36:36)

Meskipun gagasan tentang "pasangan" umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan "maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut "parité", menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut : ("…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.")

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian "dikirim ke bumi", persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur'an diturunkan. ( Henning Genz – Nothingness: The Science of Empty Space, s. 205)

AIR SUSU IBU (ASI) ~ KEAJAIBAN AL-QUR'AN.


AIR SUSU IBU (ASI) ~ KEAJAIBAN AL-QUR'AN.
Assalamu'alaikum,.




Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. 

Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.

Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan.

Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. 

Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar.

Karena telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Karena itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan organ.

Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium, klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahwa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.

Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai zat penting bagi otak dan retina manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir.

Omega-3 secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna dari omega-3.

Selanjutnya, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. 

Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.

Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. 5 Kadar Adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya resiko serangan jantung. 

Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki resiko besar terkena serangan jantung. Oleh karena itu telah diketahui bahwa resiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. 

Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi resiko penyakit-penyakit seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan kekebalan terhadap insulin, dan penyakit pada pembuluh nadi utama jantung. 

Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition)

Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam al-Qur'an Allah berfirman : "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf (baik). (QS. al-baqarah : 233)


Sahabatku, perlu diketahui di dalam dunia kesehatan/medis telah sejak lama dilakukan penelitian bahwa semakin lama ppemberian ASI pada anak maka perkembangan anak tersebut akan semakin baik dan cerdas. Di dunia medis di Indonesia sekarang masih dicanangkan "Berikan ASI pada anak hingga usia 6 bulan", tetapi di luar negeri sana mereka telah melakukan penelitian yang lebih mendalam dan mengembangkannya, dan terbukti bahwa "Perbandingan anak yang diberikan ASI antara anak yang diberikan ASI hingga 6 bulan dengan anak yang diberikan ASI hingga 2 tahun" terbukti bahwa anak yang diberi ASI hingga 2 tahun benar-benar pertumbuhan dan perkembangan fisik, jiwa dan kecerdasanya sangat sempurna.

Nah sahabat, setelah mengetahui hal ini, seorang dosen saya pernah bercerita saat kuliah. Dia memiliki seorang sahabat ustad yang memiliki 2 orang anak gadis. Ustad tersebut mencoba membuktikan hal ini (antara hasil riset dan Al-Qur'an Surat Al-Baqoroh ayat 233) dan langsung menerapkannya kepada 2 orang anaknya. Dan Subhanaallah, hasilnya benar seperti apa hasil riset. 

*Subhanaallah inilah keajaiban Al-Qur'an dan Mukjizat Medis,. Mari berbagi untuk sesama muslim...
*Wassalamu'alaikum,.
*Salam ukhuwah by 
Satya Excel

7 Keajaiban dalam Islam yang Harus Kita Ketahui

Sabtu, 24 November 2012


"7 KEAJAIBAN DALAM ISLAM YANG HARUS KITA KETAHUI"




السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Menara Pisa, Tembok Cina, Candi Borobudur, Taaj Mahal, Ka'bah, Menara Eiffel, dan Piramida di mesir, inilah semua keajaiban dunia yang kita kenal. Namun sebenarnya semua itu belum terlalu ajaib, karena didalam Islam masih ada tujuh keajaiban dunia yang lebih ajaib lagi. Keajaiban apakah itu?

1.      HEWAN BERBICARA DI AKHIR ZAMAN

Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an. "Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami". (Q.S. An-Naml 82).

Mufassir (Ahli Tafsir) Negeri Syam, Abul Fida' Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas,"Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu". (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/498)

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi SAW bersabda,"Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat : Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Yajuj & Ma'juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia". (H.R. Muslim, Abu Dawud,Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

2.      POHOM KURMA YANG MENANGIS

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah SAW. Mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah ra berkata : "Adalah dahulu Rasulullah SAW berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah SAW turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut". (HR.Al-Bukhari)

Ibnu Umar ra berkata, “Dulu Nabi SAW berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang kurma itu pun merintih. Maka Nabi SAW mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang kurma itu (untuk menenangkannya)". (H.R. Bukhari, Tirmidzi)

3.      UNTAIAN SALAM BATU ANEH

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Makkah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya : 

"Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Makkah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang". (H.R.Muslim)

4.      PENGADUAN SEEKOR UNTA

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah SAW mengungkapkan perasaannya. 

Abdullah bin Ja'far-radhiyallahu ‘anhu- berkata, "Pada suatu hari Rasulullah SAW pernah memboncengku di belakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi melihatnya, maka Unta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -SAW mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah Unta itu. Kemudian beliau bersabda,"Siapakah pemilik Unta ini, Unta ini milik siapa?"
Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata,"Unta itu milikku, wahai Rasulullah".

Maka Nabi SAW bersabda,"Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar". (H.R. Abu Dawud, Hakim, Ahmad, Abu Ya'la, Baihaqi,Ibnu Asakir)

5.      KESAKSIAN KAMBING PANGGANG

Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut :

Abu Hurairah ra berkata,"Rasulullah SAW menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khaibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah SAW pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi SAW bersabda, "Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun". Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Bara' bin Ma'rur Al-Anshori. Maka Nabi SAW mengirim (utusan membawa surat) : "Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?" Wanita itu menjawab,"Jika engkau adalah seorang Nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang Raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu". Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi SAW bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,"Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khaibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus". (H.R. Abu Dawud)

6.      BATU YANG BERBICARA

Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi SAW tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.

Rasulullah SAW bersabda,"Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata,"Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia". (H.R. Bukhari dan Muslim)

Al-Hafizh (Hafal Al-Qur'an) Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata,"Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat". (Lihat Fathul Bari (6/610)

7.      SEMUT MEMBERI KOMANDO

Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur’an.

"Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata :"Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata". Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa : "Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (Q.S. An-Naml 16-19).

Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan "Tujuh Keajaiban Dunia" yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia.
Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi SAW sampai sekarang. 

Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan akidah yang kokoh di hati kaum muslimin.

Semoga bermanfaat.

Your comment here

Radio Rodja 756AM

Last Detik News

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Satya Excel Site - ساتيا ممتاز - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger